Orela Shipyard Luncurkan SINALA, Energi Surya Terapung untuk Nelayan Ngemboh

PT Orela Shipyard bersama ADB, ELPIREL, dan peneliti ITS meluncurkan program SINALA (Sinar Alam Laut) di Desa Ngemboh, Ujungpangkah, Gresik, 26 November 2025, yang menghadirkan teknologi panel surya terapung untuk penerangan keramba ikan sekaligus mendukung kesejahteraan nelayan. Berbasis Floating Photovoltaic (FPV) dan sistem IoT, SINALA menghasilkan listrik 3 kWh per hari untuk menyalakan Lamusa—lampu penarik plankton—dan memungkinkan pemantauan otomatis lewat ponsel. Teknologi ini memangkas biaya operasional yang sebelumnya bergantung pada solar hingga Rp 6,5 juta per bulan, sekaligus menawarkan solusi energi bersih yang berdampak langsung pada ekonomi pesisir.

Orela Shipyard Tanam Mangrove dan Terumbu Karang di Gresik, Perkuat Komitmen Lingkungan

PT Orela Shipyard menanam 230 pohon mangrove dan memasang 40 beton terumbu karang di Pantai Wisata Hippo, Desa Sidorejo, Panceng, Gresik, Kamis, 19 Juni 2025, dalam agenda “PT Orela Peduli Lingkungan” yang melibatkan warga, kelompok nelayan, hingga babinsa sebagai upaya menjaga ekosistem pesisir dan mencegah abrasi. Perwakilan perusahaan, Dr. Soegeng Riyadi, menyebut aksi ini bagian dari komitmen CSR untuk melindungi lingkungan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat, yang diharapkan memberi manfaat ekologis dan ekonomi bagi nelayan setempat. HNSI Gresik mengapresiasi langkah perusahaan yang dinilai memberi dampak jangka panjang dan layak dijadikan contoh kepedulian lingkungan.

Orela Shipyard dan ITS Menangi PFsains 2025

Tim Orela Shipyard bersama ITS meraih juara PFsains 2025 lewat inovasi BINTANG LAUT, sistem hybrid angin–surya untuk nelayan di pesisir Ngemboh–Ujungpangkah, Gresik. Dipimpin Dr. Dendi Satrio dan Dr. Soegeng Riyadi, teknologi ini menghadirkan listrik stabil, biaya operasional lebih hemat, dan emisi jauh lebih rendah, sekaligus mendukung peningkatan produktivitas serta kesejahteraan masyarakat pesisir.

Tim Univ Hasanuddin Lakukan Monev Magang di PT Orela Shipyard

PT Orela Shipyard menerima kunjungan Tim Universitas Hasanuddin untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap mahasiswa Teknik Sistem Perkapalan yang sedang menjalani magang. Kegiatan ini memastikan pelaksanaan Program MBKM berjalan optimal dan relevan dengan kebutuhan industri. Rombongan dipimpin oleh Prof. Risma Illa Maulany, bersama Prof. Makkarennu, Dr. Faisal Mahmuddin, dan Ahmad Yasir Baeda, S.T., M.T. Tim meninjau progres mahasiswa serta berdiskusi dengan perusahaan sebagai bagian dari komitmen bersama dalam menyiapkan talenta maritim yang kompeten.

Dr. Soegeng Riyadi dari Orela Dorong Inovasi Kapal Cepat dan Energi Bersih untuk IKN

Dr. Soegeng Riyadi, ST, MT, MRINA, selaku Direktur Teknik dan Pengembangan PT. Orela Shipyard, menjadi salah satu pembicara dalam Seminar Nasional Inovasi dan Teknologi Kemaritiman (SNIT2EK) II yang digelar di Balikpapan pada 21 Oktober 2025. Seminar ini mengusung tema besar “Peran Inovasi dan Teknologi Kemaritiman dalam Mendukung Pembangunan Ibu Kota Cerdas yang Terintegrasi”, dengan fokus pada kontribusi sektor maritim terhadap pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN). Dalam paparannya berjudul “Integrasi Inovasi Kapal Cepat dan Energi Bersih dalam Mewujudkan Konektivitas Maritim Ibu Kota Cerdas Nusantara”, Dr. Soegeng menekankan pentingnya penerapan teknologi ramah lingkungan dan efisiensi energi pada desain kapal masa depan. Inovasi ini diharapkan mampu menciptakan sistem transportasi laut yang modern, terhubung, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi pembangunan IKN sebagai kota cerdas dan hijau.

Orela Shipyard Tembus Pasar Internasional

Orela Shipyard, galangan kapal asal Gresik, berhasil mendapat pesanan kapal penumpang dari Malaysia dan Brunei Darussalam. Dua kapal berkapasitas 80 orang itu dipesan melalui NKA Energy Ventures Sdn Bhd Malaysia dan Petronas Indonesia untuk mendukung operasional lepas pantai. Direktur Orela Shipyard, Soegeng Riyadi, menyebut kontrak ini membuktikan kemampuan pabrikan lokal memenuhi kebutuhan internasional. Selain membuat kapal baru, Orela juga dipercaya menangani perbaikan kapal. SKK Migas mendukung penuh langkah ini sebagai hasil program peningkatan kapasitas nasional sejak 2021. Kesuksesan Orela diharapkan menjadi dorongan bagi produk dalam negeri agar semakin kompetitif dan mengurangi ketergantungan pada impor. Selengkapnya: https://haluan.co/ini-dia-wujud-kapal-penumpang-buatan-indonesia-yang-dipesan-malaysia-dan-brunei-darussalam/

PT Orela Shipyard Sambut Kunjungan Mahasiswa PPNS, Dorong SDM Maritim Unggul

Alumni's Routes IKA PPNS kembali memperkuat sinergi akademik dengan industri melalui kunjungan rombongan mahasiswa Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) ke PT Orela Shipyard. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk melihat langsung dinamika dunia kerja, sekaligus memahami peran penting industri galangan kapal dalam mendukung kemajuan maritim nasional. Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa berkesempatan menyaksikan proses kerja di lapangan, teknologi yang digunakan, hingga inovasi yang terus dikembangkan oleh PT Orela Shipyard. Pengalaman ini diharapkan mampu menambah wawasan praktis serta membuka perspektif baru tentang penerapan ilmu perkapalan di dunia nyata. Direktur PT Orela Shipyard, Soegeng Riyadi, turut hadir mendampingi kunjungan dan memberikan pesan inspiratif. Ia menekankan pentingnya kolaborasi erat antara akademisi dan industri untuk melahirkan SDM maritim yang unggul, berdaya saing, serta siap menghadapi tantangan global di sektor perkapalan. Selengkapnya: https://ika.ppns.ac.id/2025/05/31/alumnis-routes-goes-to-pt-orela-shipyard/

PT Orela Shipyard dan Univ Hasanuddin Bersinergi Bangun Industri Kapal Mandiri

Dalam upaya mendukung pengembangan kemandirian industri perkapalan Indonesia, PT Orela Shipyard di Gresik menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia, salah satunya Universitas Hasanuddin (Unhas). Kerja sama diwujudkan lewatkunjungan rombongan Unhas ke PT Orela Shipyard. Rombongan dipimpin Dr Eng Ir Faisal Mahmuddin, ST., M.Inf.Tech., M.Eng., Ketua Departemen Teknik Sistem Perkapalan (TSP) Unhas. Didampingi tujuh dosen dari jurusan yang sama. Kunjungan bertujuan mempererat sinergi antara akademisi dan industri dalam pengembangan teknologi serta riset di bidang perkapalan. Selengkapnya: https://kilasjatim.com/pt-orela-shipyard-gandeng-universitas-hasanuddin-untuk-dukung-kemandirian-industri-perkapalan/

Kapal Penumpang Buatan Indonesia yang Dipesan Malaysia dan Brunei Darussalam

Langkah Kongkret produk dalam negeri yang mampu bersaing di kancah internasional sesuai harapan dan program SKK Migas terus terwujud. Pabrikan lokal yang merupakan perusahaan galangan kapal di Jawa Timur, mendapat pesanan kapal penumpang dari Malaysia dan Brunei Darussalam. https://www.topbusiness.id/76927/kapal-penumpang-buatan-indonesia-yang-dipesan-malaysia-dan-brunei-darussalam.html

Wisata Kebun Pak Inggih Gresik Diresmikan, Target PAD Rp 5 Miliar

Wisata Kebun Pak Inggih (KPI) di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, diresmikan Rabu (2/2/2022). Wisata KPI merupakan destinasi kedua di Desa Sekapuk setelah wisata Setigi yang lebih dahulu viral hingga dikenal dengan desa miliarder. Total ada 17 unit rumah adat, spot foto, dan aneka jenis pohon perindang dan produksi. "Total 80 jenis pohon," ujar Abdul Halim usai meresmikan KPI. https://jatimtimes.com/baca/259561/20220202/185600/wisata-kebun-pak-inggih-gresik-diresmikan-target-pad-rp-5-miliar

Perusahaan Industri Kapal Bantu Percepatan Vaksinasi di Gresik Utara

GRESIK, SabdaNews.com- PT Orela Shipyar membantu percepatan vaksinasi. Kali ini, perusahaan yang bergerak di bidang industri perkapalan ini melakukan vaksinasi Covid-19 masyarakat di Gresik utara tepatnya di Desa Sekapuk Kecamatan Ujungpangkah. Perwakilan PT Orela Shipyar Anthony mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan tenaga kesehatan untuk door to door ke masyarakat agar mau melaksanakan vaksinasi. https://sabdanews.com/2021/10/27/perusahaan-industri-kapal-bantu-percepatan-vaksinasi-di-gresik-utara/

Tug building returns to Indonesia

Shipyards in Indonesia have picked up orders to construct six new harbour tugs for delivery later this year and into 2021. These contracts are for Indonesian owners for tugs with more power and greater capabilities than existing vessels in the nation’s ports to handle larger ships in varying weather and sea conditions. Owner Pertamina Trans Kontinental has contracted shipyard PT Dumas Tanjung Perak to build two 472-gt harbour tugs with an overall length of 33.4 m. https://www.rivieramm.com/news-content-hub/news-content-hub/tug-building-returns-to-indonesia-59021

Pelni Kendari Terima Kapal Sabuk Nusantara 78, Bisa untuk Angkutan Mudik

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) cabang Kendari resmi menerima Kapal Sabuk Nusantara 78 dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Serah terima kapal dilaksanakan di Kendari New Port, Jumat (10/5/2019). Kepala Pelni Cabang Kendari Tavip Priadi mengungkapkan, kapal tersebut jenis kapal perintis yang merupakan bantuan dari pemerintah untuk melayani pelayaran masyarakat di wilayah Indonesia Timur, termasuk Sulawesi Tenggara (Sultra). https://zonasultra.com/pelni-kendari-terima-kapal-sabuk-nusantara-78-bisa-untuk-angkutan-mudik.html

Dukung Tol Laut, Kemenhub Operasikan Empat Kapal Perintis dan Kapal Ternak

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut secara resmi mengoperasikan perdana kapal perintis dan kapal ternak baru secara serentak di Galangan Kapal PT Bandar Abadi, Batam, baru-baru ini. Tujannya untuk mendukung program tol laut yang menjadi Nawa Cita Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kapal baru yang dilepas untuk operasi tersebut berjumlah empat unit. Terdiri dari tiga unit kapal generasi baru di kelas kapal kontainer feeder dengan kapasitas 100 teus, yaitu KM Kendhaga Nusantara 1, KM Kendhaga Nusantara 7, dan KM Kendhaga Nusantara 9, serta satu unit kapal khusus ternak dengan kapasitas angkut 500 ekor yaitu KM Camara Nusantara 3. https://www.liputan6.com/bisnis/read/3491914/dukung-tol-laut-kemenhub-operasikan-empat-kapal-perintis-dan-kapal-ternak

Kapal Kenavigasian KN Bacan siap beroperasi

Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Direktorat Kenavigasian siap mengoperasikan kapal negara Kelas I Kenavigasian KN. BACAN. Hal tersebut ditandai oleh adanya pelepasan kapal KN. BACAN di galangan kapal PT. Orela Shipyard Gresik Jawa Timur pada hari ini, Selasa (14/11).Direktur Kenavigasian, I Nyoman Sukayadnya menyebutkan, kapal KN. BACAN nantinya akan bertugas untuk membantu dan menjaga keselamatan pelayaran khususnya dalam mendukung fungsi kenavigasian di laut. Pembangunan kapal ini dilakukan oleh PT Orela Shipyard. "Kita patut berbangga karena kebutuhan kapal di Indonesia bisa dipenuhi oleh Industri dalam negeri salah satunya di produksi oleh PT Orela Shipyard di gresik ini, tutur I Nyoman saat itu. https://industri.kontan.co.id/news/kapal-kenavigasian-kn-bacan-siap-beroperasi